Kemenangan Dramatis MU di Emirates
Manchester United berhasil mengalahkan Arsenal dengan skor tipis 3-2 pada laga Liga Inggris, Minggu (25/1/2026) malam WIB, di Stadion Emirates. Kemenangan ini diraih dengan perjuangan sengit dari para pemain Setan Merah.
MU sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-29. Namun, tim tamu mampu menyamakan kedudukan delapan menit kemudian melalui Bryan Mbeumo.
Usai jeda, MU berhasil membalikkan keadaan dengan gol Patrick Dorgu, sebelum Arsenal menyamakan skor lewat Mikel Merino pada menit ke-84. Namun, kemenangan akhirnya dikunci Matheus Cunha pada menit ke-87.
Carrick dan Replika Kemenangan 2021/2022
Kemenangan ini membawa kenangan bagi Michael Carrick yang pernah menghadapi Arsenal dengan hasil identik 3-2. Saat itu, MU menang di Old Trafford pada 2 Desember 2021. Pada laga tersebut, dua gol Cristiano Ronaldo dan satu gol Bruno Fernandes menjadi penentu kemenangan Setan Merah.
Momen ini menunjukkan Carrick memiliki sentuhan khusus melawan Meriam London. Sejak awal musim 2025/2026, Carrick menunjukkan dampak positif dengan membawa MU menang atas Manchester City 2-0 di pekan sebelumnya. Hal ini menegaskan start impresif sang manajer 44 tahun.
Strategi Carrick Ubah Mental Pemain
Matheus Cunha menjelaskan perubahan signifikan tim di bawah kepemimpinan Carrick dibandingkan era Ruben Amorim. Mantan pemilik nomor 16 MU itu mampu memahami psikologi pemain dan fans.
Carrick diyakini Cunha mampu menanamkan rasa persatuan di antara pemain dengan menekankan pentingnya menghadapi tekanan eksternal. "Dia mencoba berbicara agar kami mengerti dan berkata, 'semua orang memusuhi kita'," ujar Cunha.
Pendekatan ini membuat tim tampil lebih solid, percaya diri, dan mampu mengeksekusi peluang dengan baik, termasuk gol penentu kemenangan dari Cunha sendiri. Metode manajerial Carrick terbukti efektif di laga-laga krusial.
Momen Kunci Pertandingan
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal babak pertama. Arsenal berhasil unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-29. MU tidak lama kalah, karena Bryan Mbeumo menyamakan skor pada menit ke-37. Momentum ini membuat pertandingan semakin sengit menjelang turun minum.
Babak kedua berlangsung dramatis, dengan gol Patrick Dorgu membuat MU unggul, sebelum Mikel Merino menyamakan skor. Penentuan akhirnya terjadi menit ke-87, saat Cunha menaklukkan kiper Arsenal dengan tembakan akurat dari luar kotak penalti.
Implikasi Kemenangan untuk MU
Hasil ini meningkatkan kepercayaan diri tim dan memperlihatkan efektivitas strategi Carrick. Kemenangan atas Arsenal menunjukkan kemampuan adaptasi MU dalam situasi tekanan tinggi.
Dengan start yang impresif, termasuk kemenangan atas rival sekota Manchester City, MU menunjukkan ambisi kuat untuk bersaing di papan atas Liga Inggris musim ini. Para pemain terlihat lebih kompak, termotivasi, dan siap menghadapi laga-laga berikutnya, membawa harapan besar bagi para penggemar Setan Merah.
