Wali Kota Shariff Aguak Selamat dari Serangan Brutal, Land Cruiser Lapisan Baja Berhasil Lindungi Nyawa

Advertisement

Wali Kota Shariff Aguak Selamat dari Serangan Brutal, Land Cruiser Lapisan Baja Berhasil Lindungi Nyawa

Minggu, 25 Januari 2026

Wali Kota Shariff Aguak Selamat dari Serangan Brutal, Land Cruiser Lapisan Baja Berhasil Lindungi Nyawa

 

Penyerangan Mematikan di Jalan Mother Poblacion

Pada Minggu pagi, 25 Januari, konvoi Wali Kota Shariff Aguak menjadi sasaran penyergapan bersenjata di Barangay Mother Poblacion, Filipina. Kejadian terjadi sekitar pukul 06.00, saat Wali Kota dalam perjalanan pulang menuju kediamannya dengan SUV mewah Toyota Land Cruiser hitam. 

Meski dihujani peluru dan RPG, sang Wali Kota berhasil selamat tanpa cedera, berkat spesifikasi kendaraan yang tangguh. Mobil pengawal, Toyota Hilux abu-abu, juga ikut menghadapi serangan, membawa personel keamanan untuk melindungi konvoi. 

Pelaku menggunakan senjata api berkaliber tinggi dan roket RPG, diarahkan langsung ke Land Cruiser dan Hilux pengawal. Kejadian ini memicu kepanikan di lokasi, namun kendaraan yang dilengkapi lapisan pelindung mampu bertahan dari hantaman fatal. 

Menurut kepolisian setempat, serangan dilakukan oleh orang tak dikenal yang mengendarai minivan putih. Tidak ada tanda-tanda sebelumnya tentang motif serangan ini, sehingga investigasi awal difokuskan pada identifikasi para pelaku. Land Cruiser lapis baja terbukti efektif menahan peluru, mempertahankan keamanan Wali Kota hingga selamat dari situasi kritis.

Perlawanan Pengawal dan Dampak Serangan


Personel keamanan yang berada di atas Toyota Hilux memberikan perlawanan langsung kepada penyerang. PFC Manuel Arcega Dondiego memimpin respon dan terlibat baku tembak singkat dengan para pelaku di lokasi kejadian. 

Serangan memaksa para pelaku mundur ke arah utara, namun dua pengawal di Hilux mengalami luka akibat tembakan yang menembus bodi kendaraan. Meskipun Land Cruiser Wali Kota selamat, bodi kendaraan mengalami kerusakan di beberapa bagian eksterior. 

Kerusakan ini menunjukkan intensitas serangan yang tinggi, namun kendaraan tetap menjalankan fungsinya sebagai “benteng berjalan”. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya penggunaan kendaraan lapis baja bagi pejabat publik yang menghadapi risiko ancaman bersenjata. 

Saksi mata melaporkan bahwa minivan putih pelaku bergerak cepat dan sempat menimbulkan kepanikan di jalan sekitar. Baku tembak singkat di tempat kejadian berlangsung beberapa menit, namun pengawal berhasil menahan gempuran hingga pelaku melarikan diri. 

Insiden ini menjadi perhatian publik karena mengancam keselamatan pejabat lokal dan menimbulkan kekhawatiran keamanan di wilayah tersebut.

Penyelidikan Polisi dan Tindak Lanjut


Plt Kepala Kepolisian Nasional Filipina, Jose Melencio Nartatez Jr., menegaskan bahwa penyelidikan sedang berlangsung. Satuan Tugas Investigasi Khusus (SITG) akan dibentuk untuk mengumpulkan bukti dari kendaraan dan senjata pelaku, termasuk analisis forensik. 

Tujuan utama penyelidikan adalah menyusun kasus yang kuat dan menangkap para dalang di balik serangan brutal ini. PNP menegaskan bahwa tidak ada tempat bersembunyi bagi pelaku atau pihak yang menyewa pembunuh bayaran. 

Kantor Polisi Regional Bangsamoro (PRO-BAR) diperintahkan mengejar para penyerang dengan kekuatan penuh. Pihak berwenang berkomitmen membongkar jaringan kriminal yang terlibat, memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Masyarakat diminta tetap tenang, namun waspada terhadap kemungkinan ancaman lanjutan. Investigasi akan terus dilanjutkan hingga semua pelaku berhasil diidentifikasi dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Serangan ini menyoroti pentingnya keamanan pejabat publik dan perlunya kendaraan lapis baja untuk perlindungan nyawa.

Video

Video