Pelantikan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pelantikan ini menutup kekosongan jabatan setelah Thomas Djiwandono beralih posisi ke Bank Indonesia. Upacara berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/9/2025).
Juda Agung diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 3M Tahun 2026. Keputusan ini menetapkan pengangkatan Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih 2024-2029. Jabatan ini menjadi kunci dalam mendukung program fiskal pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab pejabat negara. Pelantikan disaksikan oleh sejumlah pejabat kementerian dan tamu undangan lainnya.
Proses Sumpah Jabatan dan Komitmen Kerja
Dalam pelantikan, Juda Agung mengikuti prosesi pengucapan sumpah jabatan. Ia mengikrarkan kesetiaan kepada UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sumpah ini menjadi simbol tanggung jawab moral dan profesionalnya sebagai pejabat publik.
Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah dengan tegas, kemudian diikuti oleh Juda Agung. Prosesi ini menegaskan komitmen pejabat untuk menjalankan amanah negara dengan penuh integritas. Sumpah juga menekankan pentingnya etika dalam setiap tindakan jabatan.
Juda berjanji akan menunaikan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa prinsip profesionalisme dan kepatuhan hukum akan menjadi pedoman utama selama menjalankan peran sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Latar Belakang Kekosongan Jabatan
Posisi Wakil Menteri Keuangan sempat kosong sejak Thomas Djiwandono ditunjuk sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Perpindahan Thomas menjadi bagian dari restrukturisasi lembaga keuangan negara. Kekosongan ini sebelumnya menimbulkan sorotan publik terkait kelancaran koordinasi fiskal.
Kementerian Keuangan menekankan bahwa pengisian posisi ini penting untuk menjaga kelancaran pengelolaan keuangan negara. Juda Agung dipilih karena pengalaman dan kemampuan teknisnya dalam bidang fiskal dan manajemen keuangan.
Pengangkatan Juda juga bertujuan memperkuat sinergi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung kebijakan moneter pemerintah.
Profil Singkat Juda Agung
Juda Agung dikenal sebagai profesional di bidang keuangan dan administrasi publik. Sebelum diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan, ia telah memiliki pengalaman signifikan di sektor fiskal. Keahliannya mencakup perencanaan anggaran, pengelolaan pajak, dan kebijakan fiskal nasional.
Bahwa kehadiran Juda Agung akan memberikan stabilitas di Kementerian Keuangan. Ia diharapkan mampu menjalankan tugas strategis yang berkaitan dengan pengelolaan APBN dan program pembangunan nasional.
Selain itu, Juda dikenal memiliki reputasi bersih dan disiplin. Karakter ini dinilai mendukung upaya pemerintah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.
Tantangan dan Tugas Ke Depan
Sebagai Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah memastikan implementasi kebijakan fiskal berjalan efektif dan efisien. Ia juga bertanggung jawab membantu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan anggaran yang tepat.
Koordinasi dengan berbagai lembaga pemerintah menjadi fokus utama. Sinergi antara kementerian, lembaga keuangan, dan Bank Indonesia akan menentukan keberhasilan program ekonomi nasional.
Juda Agung diharapkan mampu menjawab harapan publik dengan inovasi dan strategi yang tepat. Kemampuannya dalam merumuskan kebijakan fiskal akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global.
