Diogo Jota: Anfield dalam Suasana Duka

Advertisement

970x90px

Diogo Jota: Anfield dalam Suasana Duka

HapriYandi
Rabu, 02 Juli 2025

Diogo Jota: Anfield dalam Suasana Duka

Bendera Berkabung Setengah Tiang


Liverpool FC menghadapi salah satu momen paling memilukan dalam sejarah klub saat zona Stadion Anfield diselimuti kesedihan. 

Tak lama setelah konfirmasi tragis tentang meninggalnya striker Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva, akibat kecelakaan mobil di Spanyol, manajemen dan suporter klub bertindak cepat menunjukkan penghormatan luar biasa.

Sebagai simbol penghormatan formal, Liverpool langsung menurunkan bendera di Stadion Anfield ke posisi setengah tiang. Tindakan ini bukan hanya sekadar protokol, tetapi mencerminkan betapa dalamnya rasa kehilangan yang dirasakan oleh seluruh keluarga besar The Reds.

Karangan Bunga di Gerbang Hillsborough


Di luar stadion, tepat di sekitar tugu peringatan tragedi Hillsborough, para penggemar mulai menempatkan karangan bunga. Mereka datang bergantian membawa bunga, menuliskan pesan simpati, dan berdiri hening sejenak. Semua ini dilakukan untuk mengenang jasa Jota selama 182 pertandingan dan 65 gol bersama Liverpool.

Reaksi Komunitas Sepakbola Internasional


Solidaritas Rival dalam Satu Suara


Tak hanya dari penggemar Liverpool, rasa duka juga datang dari suporter klub rival seperti Everton dan Manchester United. Fakta ini menunjukkan bahwa respek dan empati masih menjadi fondasi kuat dalam sepakbola. 

Seorang fans menyampaikan, “Dia akan dikenang dengan senyuman khasnya dan insting mencetak gol, tetapi saat ini sepakbola bukanlah prioritas.”

Sambutan Resmi Klub dan Rekan


Liverpool FC melalui pernyataan resmi meminta publik memberi ruang bagi keluarga, rekan satu tim, dan staf untuk berduka. Klub juga menegaskan komitmen untuk mendampingi semua pihak yang terdampak. 

Selain Liverpool, beberapa klub Premier League lain juga mengucapkan belasungkawa secara terbuka atas wafatnya Diogo Jota.

Kronologi Tragedi


Detik-Detik Kecelakaan


Kecelakaan tragis terjadi pada Rabu dini hari, 3 Juli 2025, sekitar pukul 00.30 waktu setempat, di kilometer 65 jalan A-52 dekat Zamora, Spanyol barat laut. 

Mobil Lamborghini yang dikendarai Jota dikabarkan mengalami pecah ban saat menyalip, kehilangan kendali, lalu menabrak pembatas jalan dan terbakar hebat.

Dampak Medis dan Investigasi


Investigasi awal dari otoritas keamanan Spanyol menyebutkan bahwa luka akibat benturan dan kebakaran menjadi penyebab utama kematian Jota dan adiknya. Saat ini, tim forensik masih menunggu hasil lengkap analisis untuk memastikan semua unsur penyebab kecelakaan secara teknis.

Warisan dan Makna Sosial


Kepergian Mendadak Sang Juara


Diogo Jota bukan hanya striker produktif, namun juga pribadi yang disegani di dalam dan luar lapangan. Perginya di usia 28 tahun, hanya beberapa waktu setelah merayakan pernikahan dan menjadi ayah dari tiga anak, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, fans, dan komunitas sepakbola global.

Efek Domino Emosional


Reaksi hangat dari para rival dan komunitas fans antar klub mencerminkan bahwa di balik persaingan ada rasa solidaritas yang tulus. Sikap ini menegaskan bahwa sepakbola bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga kemanusiaan. 

Sebagai bentuk penghormatan abadi, Liverpool FC akan mengistirahatkan nomor punggung 20 milik Jota.

Video

Video